Feminis itu?


    
     Sering kali ada yang bertanya tentang feminis, dan ada juga yang paham tentang feminis, tetapi keliru dengan feminis itu sendiri. Supaya tidak terjadi kesalahpahaman, saya ingin menyampaikan apa sih feminis itu menurut pandangan saya.

Feminis itu apa sih? Feminis adalah sebuah gerakan yang menuntut kesetaraan gender. Maksudnya gini, kesetaraan gender dalam artian mau perempuan atau laki-laki memiliki hak keadilan yang sama, dan tidak berat sebelah. Berat sebelah seperti apa? Berat sebelah dalam artian mengkotak-kotakkan urusan dalam segala hal. Karena perempuan berhak untuk mendapat kehidupan layak sama seperti laki-laki, begitu dengan sebaliknya laki-laki juga berhak mendapat kehidupan yang layak yang sama seperti perempuan.

Banyak yang gak setuju dengan feminis karena mereka pikir akan melawan kodrat, apalagi banyak yang berkata bahwa dengan adanya feminis, perempuan akan lebih kurang ajar dengan laki-laki. Yang akan saya luruskan, feminis itu tidak melawan kodrat, karena apa? Kita liat bahasan yang pertama kalau semua berhak mendapat kehidupan dan keadilan yang layak. Siapa sih yang tidak mau untuk hidup layak? Semua pasti mau kan hidup dengan layak, aman, dan sejahtera.

Dan ada lagi yang keliru tentang feminis, mengenai masalah siapa yang kerja atau  siapa yang mengurus dapur. Banyak yang bilang kalau feminis itu cuma akal-akalan perempuan untuk malas dengan urusan dapur. Menurut saya juga tidak seperti itu, feminis itu menuntut semua mau perempuan atau laki-laki harus bisa dalam segala hal, mau jago dalam urusan kerja atau jago dalam urusan dapur.

Banyak juga yang tidak setuju dengan feminis lebih memihak ke LGBT, itu topik yang sensitif menurut saya. Sebagai manusia, tentu kita juga dituntut untuk berempati terhadap sesama kita tanpa terkecuali. Karena setiap individu pasti punya pilihan dan harus memilih pilihan tersebut bukan? Resiko itu pasti ada, yang terpenting pilihan seseorang tidak merugikan siapa pun yang ada di sekitarnya.

Sama halnya dengan meraih impian, siapa sih yang tidak punya impian? Semua pasti mempunyai impian bukan? Itu yang diperjuangkan feminis, membebaskan untuk mengikuti impian, membebaskan kemampuan berekspresi, dan membebaskan dalam hal lain sesuai kemauan setiap individu.

Sangat keliru ya kalau semua feminis itu berpakaian seksi, tidak semuanya. Feminis itu membebaskan perempuan atau laki-laki untuk nyaman dalam berpakaian. Itu sebagai bentuk perhatian mereka atas tubuhnya. Bahasa kerennya sih “tubuhku otoritasku”. Bukan berarti suka-suka dengan tubuhnya ya, itu hanya sebagai rasa cinta dengan tubuh yang sudah diciptakan oleh Tuhan, apa kalian sudah cinta dengan diri kalian sendiri?.

Feminis itu melanggar, melanggar dalam artian apa? Melanggar dalam agama? Karena saya beragama islam, menurut saya feminis itu tidak melanggar karena apa? Kalian tahu bahwa Rasulullah SAW sangat menghormati perempuan? Maka dari itu menurut saya itu sangat keliru jika ada yang bilang bahwa feminis itu melanggar.

Feminis menolak pernikahan? Menurut saya, itu balik lagi ke tiap individu, mau laki-laki atau perempuan yang sudah siap dari segi materi, mental dan rohani, tidak ada salahnya untuk menikah, karena menikah itu adalah menyatukan kedua perbedaan dalam kepribadian. Dan pernikahan bukan siapa yang paling atas, tapi sama-sama berjuang untuk hidup bersama dan melengkapi kekurangan dari kedua perbedaan tersebut.

Berarti jika feminis itu menyuarakan hak kesetaraan gender berarti perempuan sudah siap untuk dikasarin laki-laki? Wah itu sangat keliru, menuntut kesetaraan gender bukan berarti siap untuk dikasarin. Karena Tuhan sangat mencintai perdamaian seperti ada dalam lagu Band Gigi, bukankah begitu?.

Sekian tulisan saya yang sangat pendek sekali, karena ini juga nazar saya jika saya lulus skripsi, saya akan menulis tentang kekeliruan tentang feminisme. Semoga dari tulisan saya, tidak ada kesalahpahaman lagi diantara kita. Semoga bermanfaat, Goodbye……

 

Komentar

Postingan Populer